kali ini saya menulis tentang sarung Rasulullah saw, cara Rasulullah menggunakan sarung seperti apa.. so mari kita simak .
- Abu Burdah meriwayatkan, "Aisyah r.a. menunjukkan sehelai pakaian yang kasar dan sebuah sarung yang tebal kepada kami, kemudian ia berkata 'Rasulullah saw. wafat ketika mengenakan dua pakaian ini.'" (HR Tirmidzi, Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Majah, dan Abu Syaikh)
- Al- Asy'ts bin Salim meriwayatkan dari bibinya, dari pamannya, dia berkata," Ketika saya berjalan di kota Madinah, ada seseorang yang menegurku dari belakang, 'Angkatlah sarungmu! Sungguh, hal itu akan membuat sarungmu lebih bersih dan lebih awet.' Ternyata, orang itu adalah Rasulullah saw. Maka aku berkata, ' Wahai Rasulullah, sarungku hanyalah sehelai kain yang berwarna putih bercamur hitam.' Kemudian beliau berkata, 'Tidakkah engkau meneladaniku?' Saya perhatikan beliau. Ternyata, ujung sarung beliau hingga setengah betis beliau." (HR Tirmidzi dan Ahmad)
- Salamah bin al-Akwa' meriwayatkan, Utsman bin Affan biasa mengangkat sarungnya hingga setengah betisnya. Ia berkata, 'Sesungguhnya inilah sahabat karibku - yaitu Rasulullah saw. - mengenakan sarung.'" (HR Tirmidzi dan Abu Syaikh)
- Hudzaifah bin al-Yaman meriwayatkan, "Rasulllah saw. memegang urat betisku, atau betis beliau, lalu berkata,'Inilah batas engkau mengenakan sarungmu. Jika engkau enggan menggunakan sarung sebatas betis), maka janganlah sarung itu sampai mnutupi kedua mata kakimu!.' " (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Nasa'i, dan Ahmad)
jadi sekarang jelaslah sobat Arrahman..
mari kita koreksi diri kita dan kemudian koreksi orang-orang terdekat kita untuk senantiasa mengikuti Rasulullah saw.
